Minggu, 01 Mei 2011

Mimpi Rezqie on SainsTwo

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth. Wali kelas kami tercinta Ibu Rahmah
dan teman-teman yang saya sayangi.

Pertama-tama marilah kita panjat puji dan syukur atas rahmat Allah Swt. sehingga pada hari ini postingan saya yang belum tentu kisahnya ini bisa terselesaikan. Amin Ya Rabb.

Dalam posting saya kali ini saya tidak akan berbicara panjang lebar, namun akan membicarakan alas x tinggi bagi 2. hihihi.. (maklum anak ipa, jadi kebawa rumus mulu). Sebenar dan sesungguhnya saya sangat bingung akan berbagi cerita tentang apa, namun karena desakan dari sahabat-sahabat saya di IPA 2 untuk ikutan mengisi blog yang akan segera terkubur kenang-kenangan di dalamnya ini. Maka saya akhirnya berpikir keras memikirkan apa yang akan saya posting. Dimana saya berpikir, di kamar, di dapur, di WC, bahkan saat saya sedang berpikir pun saya terus memikirkan bahan untuk diposting. Setelah beberapa puluh kali saya bolak-balik WC, akhirnya saya sadari ternyata saya....... terkena diare. Mungkin hal ini disebabkan oleh demam Briptu Norman yang saat ini sedang terkena penyakit diare.

Akhirnya satelah saya rasa diare saya udah sembuh, maka saya pun mulai berkutat dengan keyboard, ditemani secangkir Cappucino dan sebungkus rokok Sampoerna Menthol, namun ketika saya pencet tombol C, tiba terdengar bunyi "ting..".. Saya pencet lagi lagi tombol C beberapa kali, ternyata masih mengeluarkan bunyi "ting.. ting.. ting.. ting..". Saya pencet lagi tombol G, suaranya malah terdengar lebih tinggi "tiiiiinngg.....". Saya bingung, kenapa keyboard komputer bisa mengeluarkan nada seperti keyboard untuk musik. Saya pun berusaha mengetahui sumber bunyi tersebut. Setelah suyah payah mencarinya, akhirnya saya temukan juga, ternyata Tante Monika yang lagi orkes dangdut di lapangan seberang rumah saya. Mereka lagi check sound. ckckckckk... Sialann.... ganggu kensentrasi orang berpikir saya tuh orkes.

Karena saya tidak dapat berpikir gara-gara orkesnya SI MONTANA itu, akhirnya saya memutuskan untuk pergi kesuatu tempat yang sepi dan bebas dari gangguan. Setelah muter-muter kota Kandangan tak tentu arah pada malam itu. Akhirnya saya tiba disuatu tempat yang disana banyak cewek-ceweknya. Trus saya tanya salah satu cewek yang ada disana, "Ini dimana mbak?" tanyaku. "Lo.?? Masa mas gak tau sih, ini kan Pembatuan mas.." jawab cewek itu. Dalam hati aku berkata, "Busyet dah,, nyari tempat yang sepi kok nyasar ke tempat prostitusi kaya gini..." Untung aja masih di kalimantan, coba saya nyasarnya ke Gang Dolly, jauh banget tuh nyasar ke Surabaya... hahahahaha...

Tidak ini menyia-nyiakan keadaan ini, saya pun mulai mengobservasi daerah prostitusi tersebut. Ternyata cewek-ceweknya cakep-cakep brooo..,, kalo diliat pake mikroskop.. Saya pun tergiur ingin merasakan bagaimana nikmatnya indehoi., namun ketika saya hendak memasuki ke dalam sebuah rumah, tiba-tiba terdengar suara sirine polisi. (sialan nih polisi, blom juga ngapa-ngapain udah mo digrebek.. assu.. )saya pun kembali ke kendaraan saya dengan langkah gontai. Menyesali peristiwa yang barusan terjadi.

Selepas dari sana saya pun pergi tanpa tujuan, bingung mau kemana. saya terus berjalan menyusuri jalanan. Setiap ada lubang saya menghindar, setiap ada tikungan saya berbelok, namun disaat bensin habis saya terpaksa mendorong... nasib2...... setelah menemukan orang yang jualan bensin eceran, saya melanjutkan perjalanan, hingga akhirnya tiba di pantai batakan (makin kacau nih ceritanya)... saya pun berjalan menyusuri pantai dan terus berpikir untuk bahan yang akan saya posting, tiba-tiba saya menginjak sesuatu yang terasa lembek dikaki saya, saya pun penasaran akan benda itu, saya sentuh benda itu ternyata terasa lembek dan basa, saya cuim baunya ternyata baunya terasa menyengat, terus saya cicipin tuh benda. Akhirnya saya yakinkan diri bahwa benda itu adalah.................................................................................... burger orang yang terjatuh. Untung bukan tai... wkwkwkwkkkkkk...

ti