Sebelum saya menuliskan kesan dan pesan tentang kelas ini, saya hari ini posting kata pengantarnya dulu ya, hha langsung aja dibaca gan………….
Saudara-saudaraku sekaligus, sebenarnya saya sempat bingung waktu mau ngisi blog kita ini. Mau saya isi dengan trik-trik main CS, takut banyak yg gak suka (paling yg baca cuma Jaya, Rezqy, dan Kiba), trus mau di isi yg “begituan” takut kalo nanti dianggap melecehkan blog ini karena isi kontennya yg dapat mencemari pola pikir anak remaja yg lagi masa puber seperti kita semua ini, terus mau di isi tentang pelajaran juga takut di demo massa, karena isinya paling-paling cuma Biologi doank. Wah wah wah…karena terlalu memikirkan itu saya sampai stress, tertekan, bahkan depresi. Akhirnya saya memilih untuk meminta bantuan pihak ke-tiga, saya datang kerumah seorang dukun, saya mau minta saran dan petuah beliau buat ngisi blog ini, setelah membacakan mantranya, saya disembur oleh beliau pake air kumur-kumur beliau, yg katanya mengandung zat-zat yg dapat mengantarkan mantra dari mulut beliau ke saya, bruuussssss (gitu kali bunyinya), semburan air beliau sungguh dahsyat menerpa wajah saya, saking kencangnya tekanan semburan yg beliau semburkan ke saya menyebabkan saya terlemper (lempar kale) beberapa ‘kilan’ (satuan internasional terbaru) dari daerah asal saya duduk, massa air putih yg bercampur dengan masa air liur beliau itu dijumlahkan dan dikalikan dengan tekanan semburan dari mulut yg dibagi dengan jarak antara saya dan si mbah, menghasilkan benturan antara air dan wajah saya sehingga tubuh saya pun terpental beberapa inchi ke belakang, dengan lanjutan aksi tersebut membuahkan hasil berupa 1 kali roll kebelakang yg diakhiri dengan terbenturnya kepala saya ke lantai porcelain, menghasilkan sebuah benturan dahsyat yg sangat lembut serta menciptakan bunyi ‘akaeeyyy’ yg cukup nyaring.
Kejadian itu sendiri menyebabkan seisi rumah mbah dukun itu gempar, beberapa warga berdatangan ingin melihat secara langsung kejadiannya, bahkan kejadian itu juga memicu kehadiran para wartawan, merekapun turut pula berjejalan dengan warga di tengah kerumunan, karena terlalu berjejalan sampai-sampai terjadi insiden pemukulan oleh warga kpd wartawan dikarenakan si wartawan memakai kamera yg sama seperti milik salh satu warga yg baru saja kemarin hilang, aksi pemukulan itu ternyata dianggap serius oleh para kerabat wartawan yg kemudian melakukan aksi balasan dengan menyerang balik si warga tsb, warga yg melihat aksi pemukulan itu pun kembali membalas kepada para wartawan, yang akhirnya terjadilah kericuhan massa yg tak terkendalikan.
Kerusuhan ini menyebabkan poilisi terpaksa turun tangan, ratusan anggota Brimob kota Kandangan yg dipimpin langsung oleh Briptu Norman Kamaru (gk pernah ketinggalan ni org) beberapa menit kemudian datang dengan persenjataan lengkap gas air mata, peluru hampa, dan gas kentut. Untuk membubarkan massa yg sudah membabi buta dan saling serang. Kembali kepada saya yg sedang sekarat di rumah mbah dukun, seisi rumah panik, si mbah dukun kemudian ketakutanb untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri, para pasien yg panik melihat hal itu langsung memanggil ambulans. Namun sia-sia saja, karena diluar jalanan sedang terjadi keributan massa dan mobil ambulans tidak dapat masuk ke lokasi. Tiba-tiba salah sorang pasien yg berkacamata hitam dan berperawakan tegap berdiri dari duduknya dan berkata “semuanya harap tenang, saya dari badan intelejen negara Detasemen khusus 88, saya akan memanggil ke markas untuk support sebuah helikopter untuk membawa pemuda yg sekarat itu” satanya seraya menunjukan isi dompetnya yg terdapat kartu identitas anggotan Densus 88 dan selembaran uang 5ribuan. Melihat seisi rumah panik aku hanya bisa duduk-duduk santai sambil buka twitter (katanya sekarat).
Beberapa tahun kemudian (lama amat) datang helikopter dari markas pusat yg dilengkapi dengan 2 orang penembak jitu, 3 orang tim medis, serta sisanya 2 orang yg menumpang (taxi ya?). Dengan heli itiu saya diangkut untuk dibawa kerumah sakit terjauh dari situ. Hanya berselang bebrapa menit helikopter sudah sampai berada di atas wilayah udara rumah sakit, tiba-tiba saja dari bawah muncul beberapa org dgn mengendarai mobil jeep yg isinya penuh dengan beberapa pria bertopeng seperti teroris dan bahkan beberapa diantaranya ada yg membawa Bazooka dan bakul sayur. Melihat gerombolan mencurigakan itu para penembak jitu yg di dlm heli langsung menganbil tindakan, sayang sekali mereka kalah cepat, para terorist itu lebih dulu menembak mereka dengan senapan rifle AK-47 buatan rusia, yg tepat mengenai kepala 2 personil densus itu, darah mengucur deras membasahi langit-langit heli, melihat keadaan genting ini aku langsung mengambil senjata yg ada dibawah kursiku, ternyata senjata itu adalah M4 Colt Carbine yg sdh di lengkapi dengan silencer (mulai ngeyel), aku mendekat ke pintu heli dan meminta pilot untuk memutar sekitar situ seraya menghindari tembakan ari para terorist, aku menghela nafas panjang, ku kokang senjataku sambil berdoa “tuhan lindungi aku, pinjamkan aku kekuatan untuk melindungi heli ini dan menyelamatkan pilot dan 2 org yg menumpang ini, amin”, bermodalkan kemampuanku ketika main CS kubidikkan senjataku perlahan ‘dor dor’ aku tepat menembak kepala salah satu terorist yg membawa bakul sayur, berikutnya aku beralhi lagi pintu sebelah, para terorist tidak mengira aku berpindah posisi ‘dor dor’ dua orang kena hit oleh M4 Carbine ku yg tepat mengenai lubang hidung mereka, 1 orang terorist yg tersisa panik dan mengambil bazooka, seraya berteriak “bebaskan rekan kami” ia menembakkan rudalnya ke arah kami ‘DHUUUAAAAARRRR” rudal tepat mengenai Helikopter, seketika terjadi benturan yg amat sangat biasa saja dahsyat, seisi Heli pun panik, Heli mulai goyah tak tentu arah, lalu salah seorang dari penumpang menendang saya keluar heli, tendangan beliau begitu dahsyat dan menabjubkan sehingga saya terlempar keluar heli dan menjebol pintu heli yg terbuat dari besi, ketika saya jatuh (ceritanya efek slow motion) saya melihat langsung Heli itu meledak tepat dihadapan kedua lubang hidung saya “DAGGGUUMMMM” (begitulah kira-kira bunyinya). Selang beberapa detik kemudian tulang belakang saya menghempas atap rumah sakit “Bruuuaaakkkk” tembus sampai 2 lantai dan menghempas lantai ruang Lobby rumah sakit.
Orang yg melihat kejadian itu pada terkejut, karena tiba-tiba saja ada manusia yg jatuh dari langit dan menembus sampai 3 lantai gedung rumah sakit, susana hening, mereka semua menatap ke arahku dan kemudian mereka langsung pergi kekantin semuanya (tega bgt ya). Aku kemudian dengan susah payah berdiri dari tempat aku terjatuh lalu terseok-seok menghampiri Perawat cantik yg berdiri di Lobby tsb, “mbak aku sakit, dan mau berobat”, lalu mbak suster yg cantik seperti di film-film begituan itu menyahut “sabar ya de, nama ade siapa?”, akupun menjawab “Muhammad Ridho Hidayat, bisa dipanggil Edo mbak”, sang suster “Ohh kalau begitu ade saya suntik aja ya?”, saya “jangan mbak saya mau opname saja”. Suster “ohh boleh, ade dapat ruangan di ujung lorong itu ya, nomor 20, ruangannya bagus, dari jendelanya ade akan melihat pemandangan sawah kering kerontang dan kolam ikan yg ikannya sudah punah, bagimana ade mau?”, saya “mau mbak terimakasih sekali mbak”, suster “nah ini kuncinya”, akupun langsung pergi keruanganku dan langsung memasang infusku sendiri” (emang begitu ya administrasi di rmh sakit?).
Dirumah sakit seluruh rekan kerabatku datang menjengukku bergantian, mereka mengatakan “selamat ya” kepadaku hingga membuatku terharu, aku sampai menitikkan air mata saking terharunya, dalam hati aku berfikir kenapa mereka tega mengucapkan selamat atas kejadian tadi, bukannya membawakanku makanan atau mainan. (fuiihh).
Malam semakin larut merekapun akhirnya pulang ke rumah mereka masing-masing. Aku hanya sendirian di ruangan, aku tidak bisa tertidur. Semakin lama aku semakin gelisah. Lalu aku teringat akan suster tadi, ku tekan tombol di samping ranjangku untuk memanggilnya, tak lama kemudian suter datang, suasana sunyi senyap, hanya suara radio dan sorak sorai orang-orang diruangan sebelah yg terdengar (itu sih bukan sunyi-senyap namanya). Lalu suster mendekatiku dan bertanya “ada apa de Edo ?” sambil mengusap-usap keningku, (wesss mulai asik nih ceritanya) “gak apa-apa mbak” sahutku gemetar. Lalu sang suster mendekatkan wajahnya ke wajahku, seraya berbisik “jangan malu-malu, gak ada org kok disini, kita cuma berdua de! Atau ade boleh saya panggil mas?”, mendengar bisikannya yg lembut dan melihat wajahnya yg cantik itu berhadapan dgn wajahku aku semakin gemetar, peluh dingin keluar dari keningku dan mengucur deras “bob bob…boleh saja mbak” sahutku gemetar. Si suster pun mendekatkan bibirnya ke telingaku dan berbisik mesra “sudah mas bilang aja kalo mas mau apa, saya turutin kok, kan sudah menjadi tugas saya melayani mas sepenuhnya di sini..”.(ini mulai tambah asik ceritanya ehe ehe). Mendengar bisikannya yg lembut aku semakin tdk dpt mengotrol diri, pikiranku tiba-tiba saja melayang, aku memikirkan sesuatu, sesuatu yg begitu indah, sesuatu yg disebut oleh orang-orang sebagai syurga dunia (bisikan syetan),. Getaranku semakin meninggi, peluhku mulai deras, jantungku tak tertahankan lagi, darahku mengalir begitu cepat, sehingga pembuluh darahku mengencang di sekujur tubuhku, tubuhku mengejang hingga aku tak dapat lagi menahan darah yg mengalir di hidungku, aku sadar aku akan mimisan, belum sempat aku berkata “aku mau mi….” darah seketika menyembur deras dari hidungku yg disertai hingus-hingusku, hingga wajah sang suster berlumuran lendir-lendir hingusku yg bercampur darah mimisan. AKHIRNYA AKU DIBAWA KERUANG ICU UNTUK DITANGANI LEBIH LANJUT (udah ah jgn diterusin)
Aku terbangun, hari sudah pagi, kulihat di sekitar ternyata aku sudah kembali keruanganku, beberapa jam kemudian datang seorang suster membawakan sarapanku, kulihat ternyata menunya ketupat kandangan pakai telur ‘jarok’ (rumah sakit atau warung?), selesai menyantap habis sarapan tadi, aku mulai bingung apa yg harus kulakukan, kulihat di atas meja tepat disamping ranjangku ada remote tv, langsung saja kunyalakan dengan menenkan tombol ‘off’ (gaje). Aku terkejut, ternyata topik panas berita pagi ini adalah tentang kejadian kemarin, sampai-sampai Presiden SBY harus melakukan pidato kepresidenan, beliau sangat menyayangkan kejadian berantai kemarin, mulai dari kerusuhan antara wartawan dan warga setempat yg menyebabkan 23 orang korban meninggal dan 100 lebih orang luka berat, dilanjutkan dengan baku tembak antara Polisi dari Densus 88 dengan gerombolan terorist yg menewaskan 2 orang penembak jitu, 3 orang tim medis, 2 orang penumpang, dan 1 pilot helikoter, jatuhya helikopter tersebut juga merupakan kerugian financial yg amat besar di pihak Polri.
Tidak hanya Indonesia, bahkan dunia turut memberikan tanggapan atas kejadian kemarin, Amerika melalui pidato Obama menyatakan telah mengirim 200 peleton pasukan untuk menjaga perdamainan di Indonesia serta memburu para terorist yg masih bersembunyi di Indonesia. Di inggris para aktivis HAM bersama perkumpulan mahasiswa Indonesia yg bertempat di London melakukan aksi mengheningkan cipta di protokol jalan depan Istana kerajaan inggris. Di Asia seluruh negara menurunkan benderanya hingga setengah tiang untuk menghormati korban yg berjatuhan akibat kejadian yg akan menjadi sejarah kelam bagi masyarakat Indonesia . Di indonesia sendiri para mahasiswa seluruh indoneisa melakukan aksi belasungkawa di pinggir jalannan kota . Semuanya tentang tragedi berantai kemarin. Aku masih syok atas kejadian kemarin, dan memutuskan untuk memindah chanel karena tidak sanggup mengingat kejadian itu. Ku pindah ke chanel MTV, ternyata isinya konser musik amal untuk korban kerusuhan di Indonesia kemarin, tak tahan melihatnya kupindah lagi ke cartoon network, ehh ternyata isinya ,adalah kartun tentang perang dan kerusuhan, masih tak sanggup ku pindah lagi ke channel StarMovies, sama saja isinya film baku tembak juga, ke National Geographic ternya isinya juga film dokumenter ttg kejadian kemarin. Hedehh…..
Aku panik, tak dapat menahan traumaku, aku mulai depresi dan mengamuk, aku bangkit dari ranjangku sembari tetap memegang infusku aku meloncat-loncat tak karuan, lalu mangamuk, ku banting tv tsb, peralatan makan, ranjang, suster yg lagi jaga (wah bahaya), semuanya ku banting. Melihat dokter lewat kubanting, melihat pasien lewat kubanting. Belum puas membanting manusia aku pergi ke dapur umum kuambil berapa tabung elpiji 3 kiloan, lalu kulempar keseluruh penjuru ruangan ‘DDHHHUUUAAARRR. Aku pun turut terlempar hingga kepalaku terbentur ke dinding, dan seketika aku pingsan, tapi dlm keadaan setengah sadar itu aku merasa ada yg konslet di otakku, aku tiba-tiba ingat tujuan awalku, bahwa sebenarnya aku waktu itu hendak membuat sebuah tulisan untuk di posting di blog kelasku ini. Lalu tiba-tiba muncul ide cemerlang, seakan tuhan memberikan wahyu kepadaku, lalu terpikir aku untuk menulis tentang kesanku di kelas ipadua ini, mungkin ini bagus untukku krna aku tidak perlu melakukan observasi terlebih dahulu, karena sumber tulisanku nanti akan berasal dari apa yg ada dikepalaku tentang kelasku ini. Aku pun mulai tak bisa menahan tubuhku, aku pingsan dan tak sadarkan diri.
Beberapa saat kemudian aku terbangun, kulihat seluruh isi rumah sakit berhamburan mayat tergeletak dimana-mana seakan telah terjadi gempa yg sgt maha dahsyat. Kulihati satu persatu wajah para mayat, semuanya adalah para dokter, suster dan pasien, aku mulai kebingungan, nampaknya sesuatu telah terjadi disini (udah gila atau pura-pura lupa?). lalu akupun pulang dan langusng menuju komputer di kamar ku. Akupun mulai menulis kesan dan kesanku tentang kelas ini –BERSAMBUNG-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar